Pemerintahan

JDEYO Bilyard & Cafe Bilyard Di Caringin Cisoka, Di Duga belum Kantongi Ijin, Ini Kata Abah Jaya

×

JDEYO Bilyard & Cafe Bilyard Di Caringin Cisoka, Di Duga belum Kantongi Ijin, Ini Kata Abah Jaya

Sebarkan artikel ini

ifaktanews.id – Cisoka, Tangerang, Bangunan JDEYO Bilyard & Cafe di Kampung Saga RT 004/003 Desa Caringin, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, Banten, menjadi sorotan setelah menyebabkan kerusakan pada rumah milik warga lokal bernama Jaya. Menurut Jaya, rumahnya yang sudah ada sebelum bangunan bilyard dibangun kini tidak layak huni akibat pagar bangunan tersebut yang roboh pada malam hari sekitar pukul 20.00 WIB beberapa waktu lalu.

Saat kejadian terjadi, Jaya beserta istri Suarsih dan keluarga mengira suara reruntuhan berasal dari ranting pepohonan yang jatuh. Namun setelah diperiksa, ternyata pagar setinggi 3,5 meter milik bilyard tersebut roboh dan menimpa rumahnya, membuat mereka terpaksa menumpang tidur di rumah tetangga hingga kini karena khawatir hal serupa akan terulang.

Jaya menyatakan memiliki bukti kepemilikan rumah berupa surat girik yang dikenal oleh lurah setempat. Ia telah melaporkan kejadian sebanyak 4 kali kepada RT dan RW, bahkan juga ke pihak jaro, namun hingga lebih dari satu bulan kemudian belum ada tindakan nyata. Bahkan, ada klaim dari RT bahwa Jaya telah menandatangani persetujuan, hal yang disangkal keras olehnya dengan sumpah demi Allah dan Rasulullah, menegaskan tidak pernah menandatangani apa pun atau menerima imbalan apapun.

“Rumah abah kaya kandang kambing kalo ketimpa abah mau tinggal dimana, mau usaha apa mau ngontrak juga ngontrak gimana gak ada uang,” ujar Jaya dengan suasana hati yang menyakitkan. Kondisi rumahnya semakin parah dengan dapur yang ancur dan karpet yang rusak akibat reruntuhan, namun ia harus merapikannya sendiri karena tidak ada bantuan.

Suarsih, istri Jaya, menambahkan bahwa pemilik bangunan bilyard belum pernah datang untuk memberikan penjelasan atau solusi, hanya menyuruh mereka bersabar. Pasangan ini bekerja sebagai mijit dan kuli untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, merasa bahwa kondisi ekonomi mereka yang tidak mampu membuat keluhan mereka disepelekan. Mereka hanya menginginkan keadilan dari pihak pemilik JDEYO Bilyard & Cafe dan tanggapan dari pemerintah terkait dugaan tidak memiliki ijin pembangunan bangunan tersebut. ( Tim)

 


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *